Bunga itu akan layu, awan itu akan menjadi hujan bahkan badai tornado pun akan hilang. Apalagi harapan yang terhalang batas agama, aku pun turut bingung bagaimana bentuknya.
Aku bukanlah seorang yang istimewa dihati siapapun, fakta yang belum bisa kusangkal hingga detik ini. Hatiku yang belum pernah diisi oleh seseorang, menjadi sangat rapuh juga rentan akan sebuah perhatian. Aku melakukan banyak hal, untuk setitik perhatian, namun hasilnya hanya sesaat tak pernah kudapatkan dalam bentuk selalu bahkan pasti.
Tak berat kuminta Tak kuat ku menyangga seluruh harapan kedua insan ku angkatnya bahu kecil menopang segala duka Angin bak tombak yang takhenti menyerca Bingkaian merah muda tak kuasa Terkapar tak berdaya merah muda layu menjadi gelap gulita
Hatiku bak taman bunga yang sedang bermekaran, tak dapat ku jelaskan namun harumnya menciptakan kebahagiaan. Aku hanya diam namun mereka turut meramaikan, bunga-bunga bukan lagi hiasan, namun menjadi ikatan janji untuk kepastian.
Komentar
Posting Komentar