Postingan

Alam Bawahku

Sadar itu tau tapi bukan berarti mengerti, sadar adalah kata yg perlu disadarkan akan kenyataan duniawi. Menjerit, meminta pertolongan tanpa ada kata pasti. Sadar sadarlah seluruh jiwa yang terbelenggu dalam raga, mata akan terbuka seluruh lembah hijau menjadi SARA

Datang dan Pergi

Bunga itu akan layu, awan itu akan menjadi hujan bahkan badai tornado pun akan hilang. Apalagi harapan yang terhalang batas agama, aku pun turut bingung bagaimana bentuknya.

Curahan hatiku pagi ini

Gambar
Hatiku bak taman bunga yang sedang bermekaran, tak dapat ku jelaskan namun harumnya menciptakan kebahagiaan. Aku hanya diam namun mereka turut meramaikan, bunga-bunga bukan lagi hiasan, namun menjadi ikatan janji untuk kepastian.

Hanya Angan Terbuai Ilalang

Tak berat kuminta Tak kuat ku menyangga  seluruh harapan kedua insan ku angkatnya bahu kecil menopang segala duka Angin bak tombak yang takhenti menyerca Bingkaian merah muda tak kuasa  Terkapar tak berdaya  merah muda layu menjadi gelap gulita

Haus

Aku bukanlah seorang yang istimewa dihati siapapun, fakta yang belum bisa kusangkal hingga detik ini. Hatiku yang belum pernah diisi oleh seseorang, menjadi sangat rapuh juga rentan akan sebuah perhatian. Aku melakukan banyak hal, untuk setitik perhatian, namun hasilnya hanya sesaat tak pernah kudapatkan dalam bentuk selalu bahkan pasti.